Minggu, 23 September 2012

BRIGADE eNDe PETEKEYAN BERMITRA DENGAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN JEPARA

Disekitar kita (lingkungan) khususnya desa Petekeyan dan sekitarnya dan pada umumnya kota Jepara terdapat pengusaha-pengusaha mebel, dari mebel-mebel tersebut terdapat limba atau sisa-sisa mebel yang cukup banyak bahkan melimpah yang mana selama ini belum termanfaatkan keberadaannya. Selain sebagai kayu bakar rumah tangga dan dijual dengan harga yang relative murah. Padahal kalau  kita berfikir dan punya imajinasi (punya kreatif) bahwa limbah tersebut disamping tersedia cukup banyak berlimpah tersedia dimana-mana. Berbagai bentuk dan ukuran yang bervariasi untuk mendapatkannya harga relative murah dapat mengurangi sampah yang sia-sia dengan demikian maka limbah tersebut kalau kita manfaatkan sebagai produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi.Adapun jenis limbah mebel bermacam-macam diantaranya : serbuk, tatal, kepelan, dan lain-lain

Serbuk dengan teknologi modern dapat dimanfaatkan untuk obat nyamuk, dan lain-lain. Sedang kepelan dan tatal bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam jenis-jenis assesoris. Pemanfaatan limbah tersebut agar bernilai jual tinggi tentu tidak asal dibuat sesuai dengan bentuk-bentuk aslinya tapi perlu dengan sentuhan seni dan kreatifitas seseorang disamping mengetahui latar belakang, juga harus memiliki syarat-syarat yang lain diantraranya :
1.    Menguasai teknologi proses produksi
•    Tehnik pertukangan
•    Tehnik mesin
•    Tehnik finishing
•    Tehnik bubut
•    Tehnik ukir
•    Tehnik serut
2.  Berwawasan luas dan kreatif
3.  Paham kaidah seni dan design
Jika syarat tersebut di atas bisa terpenuhi maka pemanfaatan limbah tersebut harusmempunyai aspek fungsi : enak dipakai, aman, nyaman, unik, indah, fungsionalis, harga bersaing. Setelah tehnik dan fungsi kita kuasai, maka seorang usahawan tinggal menentukan rumusnya yaitu : 5 W + 1 H (planning) :
1.    What         : Barang apa yang harus kita kerjakan
2.    Why          : Mengapa kita harus membuat barang ini
3.    Who          : Kepada siapa kita harus menjual hasil produksi
4.    When        : Kapan kita harus memproduksi
5.    Where      : Dimana kita harus memasarkan hasil produksi
6.    How          : Bagaimana cara kita memasarkan hasil produksi

Untuk pemasaran sendiri dari Disperindag siap membantu pemasaran dan juga mengikut sertakan dalam pameran-pameran atau stand di samping juga bisa melalui internet  dan lain-lain. Disperindag juga membuka peluang bagi desa Petekeyan untuk study banding, asalkan desa Petekeyan sudah terbentuk sebuah kelompok dan sudah punya hasil produksi yang nyata.

Adapun nara sumber yang lain yang berasal dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jepara adalah Bapak Iskandar Zulkarnain. Peserta pelatihan diberi materi bagaimana setelah produk dari kayu maupun limbah meubel kayu itu sudah dihasilkan, maka diperlukan strategi pemasaran yang handal guna penetrasi pasar baik domestik maupun manca negara. Hal itu bisa dilakukan dengan berbagai macam cara antara lain melalui brosur, pamflet, pameran, pendekatan personal maupun promosi melalui dunia maya yaitu Web site. Berkaitan dengan produk sampai menghasilkan sesuatu yang diharapkan menurut Bapak Iskandar Zulkarnain ada 4 hal yang harus ada :

1.    Produk
2.    Harga
3.    Pemasaran
4.    Promosi

Untuk menuju keberhasilan desa Petekeyan yang sedang giat-giatnya menata diri dan membangun berdasarkan pada potensi lokal yang dimiliki Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jepara terbuka dan menyambut dengan bimbingannya demi keberhasilan cita-cita masyarakat desa Petekeyan. Begitu pula sangat diharapkan bimbingan, saran, dan masukan dari berbagai elemen sehingga bisa mewujudkan desa Petekeyan menjadi ”KAMPOENG SEMBADA UKIR”. Karena memang di desa ini kaya akan potensi Furniture, Perabot rumah tangga, aneka macam ukiran dan Handy craft lainnya. Antara lain produk yang menjadi ciri khas Petekeyan yang paling menonjol adalah aneka macam produk minimalis, kreasi seni, alat–alat musik yang berasal dari kayu antara lain : gitar, gendang, botol, guci dan lain-lain.

Acara Pelatihan dan Kewirausahan yang Dilaksanakan di Base Camp selama 3 hari itu ditutup  secara resmi oleh Petinggi desa Petekeyan Bapak H. Ali Subhan dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terkait dan mengucapkan SELAMAT DATANG DI KAMPOENG SEMBADA UKIR DESA PETEKEYAN kepada siapapun anda

Disusun oleh:

Drs. H. Sudarto
Brigade eNDe Desa Petekeyan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara

sumber: http://pnpmmpjepara.blogspot.com
Continue Reading...

Kamis, 20 September 2012

Kandang Sapi Komunal yang Ditunggu-tunggu Warga Masyarakat

Dalam Pengembangan di kawasan prioritas PLPBK Desa Suwawal Timur, sudah jelas bahwa Pengembangan Kawasan Pertanian terpadu berbasis teknologi itu merupakan konsep pengembangannya. Yaitu kawasan pertanian terpadu, yang akan dialokasikan untuk pengembangan pertanian dan peternakan serta fasilitas pendukungnya, ujar “Rasmono” Ketua KSM Karya Bakti.

Pengembangan pertanian dan peternakan maksudnya adalah sisa-sisa hasil pertanian dimanfaatkan untuk kegiatan peternakan atau pakan ternak dan sisa-sisa peternakan (kotoran ternak) dimanfaatkan untuk pupuk di sektor pertanian. Berbasis teknologi berarti dalam pemanfaatannya menggunakan teknologi seperti dalam pengolahan jerami sisa pertanian untuk pakan ternak diolah dengan cara fermentasi dan penambahan konsentrat yang berguna bagi pertumbuhan hewan ternak khususnya sapi. Untuk sisa peternakan (kotoran ternak) diolah menjadi biogas dan pupuk organik padat yang siap dikemas. Dalam kegiatan utama kawasan prioritas ada 8 (delapan) kegiatan, diantaranya adalah pemeliharaan hewan ternak. Dan dalam pelaksanaan pemeliharaan hewan ternak itu, dibangunlah Kandang Sapi Komunal, ujar “Rasmono”.

Tidak mudah melaksanakan pembangunan kandang sapi komunal ini. Ada 4 (empat) kandang komunal yang akan dibangun, yaitu A,B,C dan D.  Kesulitan yang pertama yaitu mengenai kondisi lahan ato lokasi yang akan dibangun, yaitu tanahnya yang mempunyai beda tinggi yang besar. Lokasi pembangunan kandang sapi komunal lebih rendah -3 m dari  lokasi 0 jalan raya. Sehingga dalam pembangunannya dilakukan sedikit perataan/cut didaerah tertentu. Kesulitan kondisi tanah bukan hanya dianggap oleh kita sebagai hambatan, tapi dimaknai sebagai seni dalam pembangunan,”ujar Rasmono”.

Memang Berat sekali jadi KSM, sudah bekerja semaksimal mungkin, tapi tetap saja “dipaido”. Ujar Rasmono. Perlu diketahui bahwa sebagai panitia pembangunan Pembangunan Kandang Sapi Komunal, kami akan selalu berusaha melaksanakan membangunan dan memberikan yang terbaik untuk warga masyarakat yang nantinya akan menikmati hasilnya terutama warga miskin. Dan kami juga sebagai manusia tidak luput dari kekurangan dan kelemahan. Banyak sekali cobaan dan hambatan dalam pembangunan kandang komunal ini, dari bahan baku yang dari toko yang kadang baik, kadang jelek. Dan keterlambatan bahan baku yang mengakibatkan membengkaknya biaya tenaga dan keterlambatan pelaksanaan. Ditambah lagi musih hujan yang membuat pelaksanaan pembangunan terganggu. Dan lain sebagainya.  

Itulah suka duka di KSM Karya Bakti Desa Suwawal Timur. Alhamdulillah sekarang pembangunan hampir terselesaikan. Bahkan ada tambahan swadaya, sehingga ada penambahan pekerjaan yang belum ada di DED gambar perencanaan yaitu pembangunan jalan paving. Alhamdulillah. Ujar” Rasmono”.
(Bowo Sulistyono, ST: Faskel UP  TIM 1 Jepara)
Continue Reading...

Rabu, 23 Mei 2012

Outbound Training For Trainers Desa Plajan

 Outbound Training For Trainers Desa Plajan


Melihat potensi wisata alam yang ada di Desa Plajan, masyarakat Desa Plajan merasa terpanggil khususnya para pemuda guna memanfaatkan potensi wisata alam yang ada maka terbentuklah organisasi kepemudaan PLAJAN OUTBOUND, sesuai dengan namanya lembaga ini bergerak di bidang pemandu Outbound. Demi membekali semua itu maka pada tanggal 17- 18 mei 2012 pemerintah Desa Plajan bekerjasama dengan BKM Bina Warga Bangun Sejahtera mengadakan pelatihan OUTBOUND (TRANING FOR TRAINERS). Dalam kesempatan ini fasilitator yang di datangkan adalah team BOJONG 5 dari semarang, yang beranggotakan 4 orang. Salah satu tujuan berdirinya PLAJAN OUTBOUND adalah untuk menyongsong Plajan Desa wisata 2013, dan memberi fasilitas di lokasi-Lokasi Wisata Alam Desa Plajan dalam bentuk pemandu Outbound. 

Sumber: http://pnpmmpjepara.blogspot.com
Continue Reading...

Persemian Gong Perdamaian Dunia Desa Plajan


Continue Reading...

Rabu, 02 Mei 2012

Foto Pelatihan Budidaya Kambing Desa Batukali


Continue Reading...

Senin, 16 Januari 2012

Pengumuman Seleksi Administrasi TAP Pemasaran

Pengumuman Seleksi Administrasi
TAP Pemasaran


Berdasarkan hasil seleksi administrasi yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Penerimaan TAPP 2012, maka diputuskan pelamar yang memenuhi syarat administrasi dan dinyatakan berhak untuk mengikuti tahapan tes berikutnya adalah sebagai berikut:



Bagi pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi diwajibkan mengikuti rangkaian tes tertulis, wawancara dan presentasi/pemaparan di masing-masing desa sesuai dengan pemberitahuan yang akan di kirim ke no HP masing-masing peserta.

Sebagai panduan bagi peserta untuk mengikuti tes seleksi TAP Pemasaran (termasuk materi yang harus ditampilkan saat tes pemaparan) dapat di download disini

Demikian pengumuman ini kami sampaikan untuk menjadikan prhatian


Jepara, 17 Januari 2012
Panitia Seleksi TAP Pemasaran
PLPBK Kabupaten Jepara
Continue Reading...

Kamis, 29 Desember 2011

Lowongan TAP Tahun 2012

Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLP-BK) PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Jepara membutuhkan 3 Tenaga Ahli Pendamping Pemasaran untuk mendampingi masyarakat di 3 desa penerima PLP-BK dengan gaji Rp. 25 juta selama 6 bulan.

Persyaratan:

A. Lembaga

Konsultan/LSM/Perguruan Tinggi yang memiliki kompetensi di bidang pemasaran kawasan
Pernah menangani kegiatan pemasaran kawasan minimal > 2 tahun
Pernah menangani kegiatan pemberdayaan masyarakat minimal > 1
Memiliki tenaga ahli yang berkompeten di bidang ilmu komunikasi, penataan lingkungan, pengembangan ekonomi lokal dan pemasaran
Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak bangkrut dan tidak sedang dihentikan usahanya
Memiliki koneksi dan data base lembaga mitra dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, CSR dan kegiatan sejenis lainnya
Bersedia menempatkan salah seorang personilnya untuk di tempatkan di lokasi proyek

B. Personal

a. Sarjana (S1/S2) semua jurusan, telah lulus minimal > 3 Tahun (untuk S1)

b. Merupakan anggota (bagian) dari lembaga yang berkompeten di bidang pemasaran

c. Berpengalaman minimal > 2 tahun dalam kegiatan pemasaran (diutamakan pemasaran kawasan)

d. Berbengalaman minimal > 1 tahun dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat

e. Memiliki pengalaman organisasi (dibuktkan dengan sertifikat/Surat keterangan)

f. Memiliki koneksi dan data base lembaga mitra dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, CSR dan kegiatan sejenis lainnya

g. Memiliki komitmen dan kemampuan berkoordinasi

h. Memiliki kreatifitas dan inovasi dibidang pemasaran khususnya terkait dengan pengembangan permukiman

i. Bersedia ditempatkan dan bertugas dilokasi proyek (Kelurahan/Desa)

Untuk mendampingi :
1. Desa Karanggondang Kecamatan Mlonggo
2. Desa Suwawal Kecamatan Mlonggo
3. Desa Suwawal Timur Kecamatan Pakisaji

Lamaran ditujukan kepada:
"Tim Seleksi TAP PLPBK Kabupaten Jepara"
dengan alamat:


Korkab PNPM MP Kabupaten Jepara
Jl AR Hakim 61 Jepara 59417 telp (0291) 597911

email: korkabjepara@gmail.com

atau

Sekretariat BKM masing masing desa

Paling lambat 7 Januari 2012
Continue Reading...
 

PLPBK Kabupaten Jepara Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template